Aspek yang Penting Dipertimbangkan dalam Web Design

Membangun website sendiri, why not? Meskipun hasilnya tidak sebegitu profesional seperti ketika menggunakan jasa Digital Agency Indonesia, setidaknya bisa mengasah kemampuan, menekan pengeluaran, serta memberikan rasa kepuasan tersendiri. Dalam pembangunan website, Anda akan menghadapi tahapan desain website selain coding. Simak beberapa aspek penting dalam web design di sini.

aspek-dalam-web-designTrust pengunjung website sangat penting didapatkan. Pasalnya, kepercayaan akan membuat mereka melakukan kunjungan ulang bahkan mendorong mereka melakukan transaksi. Nah, salah satu upaya untuk membangun kepercayaan pengunjung yakni membuat website profesional dengan membangun website berbayar yang lebih cepat akses, banyak fitur, iklan pop-up yang bisa dikontrol, dan lainnya.

Bicara soal pembangunan website berbayar, Anda harus melakukan desain website setelah menentukan nama domain & mendaftarkannya pada penyedia web hosting. Web design hendaknya dipikirkan dengan matang karena salah satu aspek yang dinilai mesin pencari untuk menempatkan website di posisi terbaik SERP atau tidak. Tidak lain karena web design sangat menunjang ketertarikan & kenyamanan pengunjung. Berikut beberapa aspek tersebut:

Struktur website

Langkah awal dari web design adalah mempertimbangkan tata letak & ukuran header, menu, content, widget, footer, dsb. Struktur website secara umum yakni header terletak di bagian atas, menu di bawah header, content di bawah menu, widget di samping kiri atau kanan content, dan footer di bagian paling bawah website.

Namun, setiap orang memiliki kebutuhan & keinginan masing-masing sehingga struktur website bisa diubah tata letaknya, ukurannya, ditambah, atau bahkan dikurangi. Terlepas dari bagaimana pun struktur website yang Anda buat, pastikan struktur website mudah dijelajahi oleh pengunjung. Jangan sampai keinginan untuk membuat struktur website yang unik, justru malah membingungkan pengunjung.

Warna

Pemilihan warna yang tepat akan menghasilkan website yang menarik. Berikut ini tips dalam memilih warna untuk website:

  • Sesuaikan dengan produk. Untuk produk berupa makanan, pilih warna oranye atau merah yang sejatinya menggugah selera makan. Untuk produk otomotif, warna gelap rasanya lebih cocok. Ketika Anda menawarkan jasa WO, warna-warna seperti putih, gold, merah marun rasanya sangat cocok.
  • Sesuaikan dengan brand. Apa warna brand bisnis Anda? Nah, Anda bisa menggunakan warna brand untuk website sehingga akan membangun brand recall.

Dalam hal memilih warna, tidak ada larangan untuk memadukan warna satu dengan warna lainnya. Akan tetapi, sebaiknya tidak lebih dari 3 warna serta pilih warna senada sehingga memicu ketidaknyamanan saat melihatnya.

Navigasi

Pada dasarnya, tidak ada larangan dapat penempatan navigasi, bisa di atas pada header, samping kiri atau kanan pada sidebar, atau bahkan di bawah pada footer. Akan tetapi, sebaiknya jangan lupa bahwa navigasi bertujuan untuk memudahkan pengunjung dalam mengakses website Anda. Oleh karenanya, pastikan penempatan navigasi benar-benar tepat sehingga tidak membingungkan pengunjung.

Font

Font, aspek yang tidak boleh disepelekan. Pastikan memilih font yang memenuhi kriteria berikut: mudah dibaca dan mudah menyesuaikan dengan layar monitor. Tak lupa untuk mengatur ukuran font (untuk konten Anda bisa menggunakan 14px – 18px), spasi antar baris atau paragraf, serta warna teks. Font yang tepat akan membuat pengunjung nyaman ketika membacanya sekaligus mampu memahami pesan yang disampaikan.

Dewasa ini, mayoritas orang mengakses internet menggunakan smartphone. Maka dari itu, pastikan web design yang Anda buat harus responsive yang bisa menyesuaikan diri dengan semua jenis perangkat. Btw, desain website hanya salah satu tahapan dalam pembangunan website. Tahapan lain yang harus Anda lakukan adalah coding. Apabila tidak cukup menguasai, silakan gandeng tim Outpost. Sebagai pertimbangkan, cek portfolio Outpost di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *