Ketahui Ini sebelum Menjalankan Sosial Media Marketing

Hampir setiap pelaku bisnis offline dan online memanfaatkan sosial media sebagai media untuk memasarkan dan mempromosikan produk-produk mereka. Strategi ini terbilang cukup efektif karena saat ini hampir seluruh orang di dunia memiliki akun media sosial, entah itu Facebook, Twitter, Path, Instagram, dan lain sebagainya. Di samping itu, tidak adanya biaya yang harus dikeluarkan membuat pelaku bisnis semakin gencar memasarkan dan mempromosikan produk mereka melalui sosial media. Tak heran apabila banyak orang yang kaget ketika membuka akun media sosial mereka yang sudah dipenuhi oleh berbagai iklan produk.

Apakah Anda seorang businessman yang tertarik untuk menjalankan sosial media marketing? Jika iya, Anda sebaiknya mengetahui hal-hal di bawah ini terlebih dahulu supaya strategi pemasaran digital ini berjalan lancar nantinya:

sosial media marketing suksesBanyak teman/pengikut Anda di sosial media tidak suka dengan iklan bisnis Anda

Bagaimana perasaan Anda apabila akun sosial media Anda dijadikan tempat oleh para pebisnis untuk mempromosikan produk mereka. Parahnya tidak hanya satu iklan yang mereka kirim tapi belasan iklan dikirim setiap harinya. Pasti hal ini sangat mengganggu Anda, bukan? Yup, hal ini juga dirasakan oleh banyak orang di luar sana. Mereka merasa privasi mereka terganggu dan pada akhirnya menghapus pertemanan atau berhenti mengikuti akun pebisnis. Hal ini bisa menjadi masalah besar apabila lebih dari 50% teman atau pengikut Anda di media sosial meninggalkan Anda. Alasannya sederhana karena semakin sedikit jumlah teman atau follower Anda, maka semakin kecil kesempatan untuk membuat penjualan.

Untuk itu, hargai privasi teman dan follower Anda dengan tidak mengirim iklan setiap hari. Ada baiknya juga untuk tidak menandai akun media sosial mereka pada gambar produk yang akan diupload secara sembarangan. Sebaiknya batasi hal ini agar mereka tidak meninggalkan Anda.

Keefektifan dan kesadaran calon konsumen terhadap iklan harus diawasi

Kedua hal ini wajib dimonitor agar Anda tahu apakah iklan Anda sudah berhasil atau tidak. Jika berhasil, Anda bisa menggunakan iklan tersebut untuk jangka waktu yang lama. Namun, jika tidak berhasil, Anda bisa mengambil tindakan tepat untuk memperbaiki iklan Anda. Bayangkan jika tidak ada monitor sama sekali, sudah dapat dipastikan pemasaran melalui media sosial akan gagal total. Lalu, bagaimana cara memonitor kedua hal tersebut? Apakah dilakukan secara manual? Tentu saja jawabannya tidak karena saat ini sudah ada monitoring tool social media (Fb, Twitter, dll). Anda tinggal memilih platform yang tepat untuk memudahkan Anda mengerjakan tugas ini.

Di sini, Anda disarankan untuk menggunakan Sonar Platform yang dilengkapi dengan fitur-fitur modern, seperti compare vital campaign metrics, digital media monitoring, content sortable by engagement and viral level, track and discover buzzer effectiveness, and lain sebagainya. Oya, untuk lihat informasi selengkapnya, Anda bisa membaca referensi dari Slideshare. Oya, bagi Anda di luar sana yang ingin bergabung dengan Sonar Platform segera kunjungi situs resminya segera karena perusahaan ini sedang membuka lowongan pekerjaan untuk bagian social media analyst.

Calon konsumen ingin dianggap istimewa dan diperhatikan

Bukan hanya bisnis Anda yang butuh perhatian dari calon konsumen Anda tapi juga mereka yang ingin dianggap istimewa dan diperhatikan oleh Anda. Caranya? Apakah harus mengirim produk gratis kepada mereka? Ya, tidak harus seperti itu karena mereka belum tentu juga mau membeli produk Anda. Lalu caranya bagaimana? Mulai dengan menyapanya dan kemudian memfollow back mereka. Tidak hanya itu saja, Anda juga disarankan untuk menyukai status mereka dan mengomentari kiriman mereka jika dirasa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *